10 Anggota Sindikat Judi Online Ditangkap, DiMarkas Perumahan Mewah

judi online

Bcshic.org – Sepuluh tersangka perjudian online yang berbasis di perumahan mewah di Kota Batam, Kepulauan Riau, ditangkap Bareskrim Polres Barelang.

Situs Judi online adalah situs slot untuk website Agensloto.Com, Pulsasloto.Com, dan juga website Spinroma.Com. Kantor pusatnya terletak di kompleks perumahan Taman Golf Residence 2 dan kompleks perumahan Sukajadi Cluster Paradise, Jl. Cempaka Kuning No.19 Sukajadi, Kota Batam.

Pelaku yang ditangkap berjumlah 10 orang yang masing-masing memiliki peran.

Pelaku berinisial WE sebagai fasilitator penanggung jawab, berinisial AS sebagai IT, EV sebagai penulis artikel, IS sebagai leader trainer telemarketing. Kemudian AP, RA, PH, SE, JP, dan EL bertindak sebagai telemarketer.

Kasat Reskrim Polres Barelang, Kompol Reza Morandy Tarigan mengatakan, aktivitas yang dilakukan para tersangka berhasil dibongkar mulai Kamis 21 Oktober 2021 malam.

Unit 1 Satreskrim Polresta Barelang mulai melakukan penyidikan terkait dugaan tindak pidana perjudian online.

“Kami menemukan akun media sosial yang menawarkan orang untuk bermain jenis judi online melalui 3 website,” kata Reza, dikutip dari haluankepri.com, Rabu (27/10/2021).

Reza menuturkan, di lokasi Cluster Paradise, Jl. Cempaka Kuning Sukajadi, Kota Batam, 7 pelaku ditangkap sebagai pimpinan telemarketing.

“Peran mereka adalah menawarkan masyarakat untuk bermain judi online di 3 situs judi tersebut melalui berbagai macam media sosial,” ujarnya.

Dijelaskannya, tim kemudian melakukan pembangunan di lokasi selanjutnya yaitu perumahan Taman Golf Residence 2, dimana diamankan 3 orang yang bertindak sebagai pengawas.

Baca Juga : Trik Bermain Di Permainan Judi Poker Online

Yakni, aktor WE sebagai fasilitator, berinisial AS sebagai IT dan EV sebagai penulis artikel.

“Kesepuluh pelaku tersebut dan juga barang buktinya sudah kami bawa ke Polresta untuk penyelidikan lebih lanjut”.

“Dari hasil penyelidikan, diperkirakan omset dari aktivitas judi online jenis ini mencapai Rp 108 juta,” ujarnya.

Ia melanjutkan, barang bukti yang berhasil diamankan adalah 12 laptop, 3 PC, 9 ponsel, 2 rekening BCA atas nama pelaku AS dengan saldo Rp. 26.559.203.

Kemudian rekening atas nama pelaku KITA dengan saldo Rp. 486.127. dan 1 rekening Zenius E-money atas nama aktor AS dengan saldo Rp 27.050.000.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE jo Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE jo Pasal 303 KUHP jo Pasal 55 KUHP dengan pidana penjara paling lama 10 tahun.

You Might Also Like

Leave a Reply